Iduladha di Masa Pandemi, Muhammadiyah: Alihkan Dana Kurban Menjadi Sedekah


FAJAR.CO.ID, YOGYAKARTA — Jelang perayaan Iduladha 1441 H, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menganjurkan pengalihan dana kurban menjadi sedekah bagi korban terdampak pandemi Covid-19. Indonesia masih menjadi salah satu negara di Asia yang grafik penularan Covid-19 masih tinggi.

Fatwa Muhammadiyah mengenai pengalihan kurban menjadi sedekah merupakan sikap keagamaan yang didasarkan pada asas Islam yakni tolong menolong, solidaritas, menggembirakan sesama manusia yang tengah ditimpa ujian dan cobaan.

Sikap kemanusiaan seperti ini bukanlah yang pertama. Sejak gempa dan tsunami Aceh, gempa bumi Yogyakarta, gempa dan tsunami di Donggala dan masih banyak lagi. Pemikiran Muhammadiyah selama ini senantiasa mengupayakan pemaknaan keagamaan, sosial dan ekologi harus menjadi spirit dasar Islam berkemajuan.

Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti menjelaskan, penyesuaian temporal ketentuan ibadah selama masa penyebaran wabah Covid-19 bukan upaya mencari keringanan. Tetapi justru memaksimalkan bentuk ketaatan atas syariat Islam, sesuai kaidah ushul fikih (metode hukum Islam) dan maqashid syari’ah (pokok tujuan Islam).

“Tidak berarti kalau kita tidak menyembelih hewan kurban, kita tidak mendapatkan hikmah dari pelaksanaan Idul Adha. Karena, ibadah merupakan bagian kegembiraan dan kesyukuran atas anugerah Allah. Pertanda bahwa nikmat yang diberikan Allah pada kita itu jauh lebih banyak daripada kesulitan yang sekarang ini sedang terjadi,” ujar Mu’ti dalam keterangan resmi, Minggu (12/7/2020).

KONTEN BERSPONSOR

Komentar