Chusnul Mariyah Kirim Surat Terbuka untuk Ibu Mega, Ini Isinya

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri-- fin

Setelah pemilu selesai, sehari sebelum Ibu Mega ke luar istana, kami melaporkan pelaksanaan pemilu dan Ibu Mega menyampaikan kepada ketua KPU, apakah masih ada yang dibutuhkan oleh kami KPU tanda tangan Presiden? Ibu Mega mengatakan bahwa Ibu masih memiliki 24 jam untuk memberikan tanda tangan Ibu sebagai Presiden. Saat itu, karena kami, insyaAllah sudah bekerja dengan benar, adil, sesuai dengan amanah yang diberikan kepada kami, kami tidak meminta apapun tanda tangan Presiden. Kami berterima kasih bahwa Presiden tidak intervensi kerja KPU pada Pemilu 2004. Kami mengalami beberapa insiden untuk mencoba intervensi. Kami bekerja mendapatkan kiriman 11 peluru, dan juga kantor kami di bom (tidak terlalu besar), namun KPU dapat mengatasinya untuk tetap bersikap mandiri.

Ibu Megawati yang terhormat, apakah Ibu masih ingat diskusi dua jam lebih sambil makan siang di rumah keluarga Ibu bersama salah satu tokoh partai Ibu dan saya berdua dengan adik saya? Makan siang kepiting saos lada hitam dan udang? Saat itu saya sedang berkunjung ke tokoh-tokoh nasional untuk memberikan klarifikasi karena KPU sedang mendapatkan musibah tsunami politik setelah berhasil melaksanakan pemilu yang diakui oleh dunia internasional. Biaya tiga kali pemilu (pileg, pilpres dua putaran) saat itu hanya 7,2 (tujuh koma dua) trilyun? Kotak suara dan bilik suara aluminium sudah dipergunakan 13 kali pemilu. Pertama kali Indonesia memiliki database penduduk dengan 12 variabel termasuk penyandang cacat? Pertama kali pula KPU memiliki data IT per TPS yang diinput dari kecamatan oleh para aktivis mahasiswa dari perguruan tinggi se-Indonesia, dari Unsyiah sampai Uncen.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar