Mujenih Resmi Jadi Karyawan, Dapat Bantuan dari Menteri Erick Thohir

Mujenih, petugas kebersihan KRL yang menemukan uang Rp 500 juta di gerbong kereta saat parkir di Stasiun Bogor, menerima surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai karyawan. (Dok. Kementerian BUMNN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan apresiasi kepada petugas kereta rel listrik (KRL), Mujenih, 30, yang telah bertindak jujur melaporkan penemuan uang senilai Rp500 juta beberapa hari yang lalu. Penghargaan tersebut berupa surat keputusan (SK) pengangkatan karyawan, handphone, paket data setahun, dan lain-lain.

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan agar bantuan tersebut dipergunakan secara baik dan tidak dihamburkan untuk berfoya-foya. “Bantuan-bantuan tadi bisa dimanfaatkan dengan baik, jangan difoya-foya, tapi itu sebagai dasar menjaga kehidupan yang lebih baik lagi,” ujarnya, Senin (13/7).

Erick berpesan agar bantuan berupa handphone dan paket data selama setahun itu dipergunakan untuk hal yang bermanfaat. “Tadi dikasih pulsa Telkomsel jangan pakai Mobile Legends, habis itu sehari. Tapi, dipergunakan yang baik. Termasuk apakah tadi asuransi (juga digunakan dengan baik),” tuturnya.

Erick juga menuturkan, dirinya pun akan memberikan bantuan secara pribadi. Erick berharap, bantuan tersebut dapat menjadi tabungan atau membantu saat masa sulit akibat Covid-19.

“Saya berharap ini tentu menjadi tabungan karena kondisi Covid-19 ini cukup lama. Bantuan yang kita lakukan saya yakin ada manfaatnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang petugas kebersihan kereta rel listrik (KRL), Mujenih, 30, menemukan uang senilai Rp 500 juta dalam kantong plastik yang sebelumnya dikira tumpukan sampah. Kantomg plastik itu tergeletak di gerbong kereta saat parkir di Stasiun Bogor Jawa Barat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...