Selain KTP, Djoko Tjandra Diduga Buat Paspor, Habiburokhman: Ini Sangat Memprihatinkan

Habiburokhman menunjukkan foto copy paspor Djoko Tjandra. Foto Twitter @habiburokhman

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Djoko Tjandra, buronan kasus hak tagih atau cessie Bank Bali yang merugikan negara hingga Rp 940 miliar, tidak hanya memiliki KTP elektronik. Ia juga diduga memiliki pasport dan surat jalan dari instansi tertentu di Indonesia.

Paspor Djoko Tjandra diterbitkan pada 23 Juni 2020 dan berlaku hingga 23 Juni 2025. Foto copy paspor Tjoko Tjandra diperlihatkan oleh anggota DPR dari Fraksi Gerinda, Habiburokhman, Senin (13/7/2020).

“Dapat info Joko Tjandra bukan hanya buat KTP, tapi juga bikin passport. Kalau benar demikian sangat memprihatinkan. Bagaimana bisa kita kebobolan. Akan kami tanyakan saat raker hari ini,” kata Habiburokhman melalui akun Twitternya.

Djoko Tjandra juga diduga mengantongi surat jalan dari instansi tertentu, sehingga dia bebas bepergian di Indonesia.

Surat jalan buronan Kejaksaan Agung itu diungkap oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Dalam surat jalan Djoko Tjandra, tertulis nama Joko Soegiarto Tjandra yang berprofesi sebagai konsultan.

Djoko Tjandra melakukan perjalanan dari Jakarta ke Pontianak dengan keberangkatan pada 19 Juni 2020 dan kembali tanggal 22 Juni 2020 menggunakan pesawat.

“Foto tersebut belum dapat dipastikan asli atau palsu, namun kami dapat memastikan sumbernya adalah kredibel dan dapat dipercaya serta kami berani mempertanggungjawabkan alurnya,” ucap Boyamin Saiman, Senin (13/7/2020).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...