SPG Mal Yogya Junction Positif Covid-19, Ini Perintah Dedie A Rachim

Senin, 13 Juli 2020 10:42

ilustrasi covid-19

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor meminta warga yang pernah mendatangi pusat perbelanjaan Yogya Junction untuk memeriksakan diri setelah seorang sales promotion girl (SPG) terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua GTPP Covid-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pengunjung yang pernah mendatangi Yogya Junction beberapa hari ke belakang, nantinya akan dibuatkan link khusus.

Fungsinya, untuk pendaftaran pemeriksaan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor.

“Namun saat ini Yogya Junction belum termasuk kategori klaster. Sebab pemetaan masih dilakukan,” kata Dedie dilansir radarbogor.id.

Pemeriksaan yang dilakukan, kata Dedie, bisa melalui rapid atau swab jika menimbulkan gejala Covid-19. “Bisa swab kalau ada gejala,” tegas pria yang juga Wakil Wali Kota Bogor itu.

Pernyataan sikap juga ditunjukkan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya. Mulai hari ini, ia sudah memerintahkan agar Yogya Junction tutup. Sementara, seluruh karyawannya akan melangsungkan swab test hari ini.

“Ditutup sampai ada hasil swabnya lagi. Kami enggak mau main–main, walaupun cuma satu (yang positif) kami harus pastikan yang lain kondisinya seperti apa,” tegasnya.

Ada sekitar 200 karyawan yang akan menjalani swab. Makanya, kata Bima, semua tempat harus menjalani protokol kesehatan yang maksimal. Rapid maupun swab harus terus dilansungkan secara mandiri maupun dengan Dinkes.

Terpisah, Regional Manager Yogya Wilayah Bogor-Jakarta, Endang Yudi membenarkan jika salah satu karyawannya positif Covid-19. Hal itu bermula pada Kamis (9/7) lalu, ketika pihaknya melakukan rapid test untuk 154 orang karyawan dan SPG.

Hasilnya satu orang SPG reaktif. Kemudian ditindaklanjuti swab test di RSUD Kota Bogor yang hasilnya ternyata positif. “Sebenarnya itu bukan karyawan kami. Itu SPG di pakaian anak,” kata Endang saat dikonfirmasi Radar Bogor.

Dari hasil penelusuran sementara, kata Endang, SPG yang terkonfirmasi positif itu sering ke mal besar di bilangan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dia juga memiliki seorang teman yang bekerja di salah satu supermarket bahan bangunan yang karyawannya sempat positif. “Tapi itu belum dipastikan. Hanya informasi dari rekan-rekannya,” imbuh dia. (radarbogor/fajar)

Bagikan berita ini:
9
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar