Ayahnya Mantan Pengurus Ormas Islam, Aneh… IN Kok Tega Lempar Alquran

Screenshot

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- IN, 40, tersangka kasus penistaan agama masih mendekam di jeruji besi Polres Pelabuhan. Sebelum tertangkap, dia diketahui enggan bergaul dengan warga sekitarnya.

Tak ada yang tahu, bahkan para tetangganya tentang siapa sosok IN yang sebenarnya. Dilihat dari keseharian tersangka, polisi menyebut sama seperti orang lain pada umumnya.

"Keseharian tersangka ini seperti memang seperti orang biasa. Tetapi soal kerjaannya dia tidak jelas," kata Kapolres Pelabuhan, Senin (13/7/2020.

Bahkan, orang tua dari IN pun tidak diketahui oleh para tetangganya. Kepada polisi, tersangka ini diketahui berasal dari keluarga yang taat dalam menjalankan perintah agama.

"Tersangka ini beragama muslim. Bapaknya (almarhum) dulunya seorang pengurus salah satu ormas Islam ternama," tambah perwira dua melati ini.

Salah satu keluarga tersangka, Bahtiar, mengakui mengetahui tentang diri IN adalah seorang yang tidak sosialis. Bahkan cenderung sangat mudah emosi saat melihat ada orang yang berkumpul di depan rumahnya.

"Dia tidak pernah bergaul. Sebelum tertangkap, namanya pun saat itu kami tak tahu. Menurut informasi, memang dia hanya tinggal bersama pamannya yang sudah tua," kata Bahtiar saat diperiksa di Polres Pelabuhan.

Diketahui, IN ditangkap dan dijadikan tersangka setelah melempar dan nyaris merobek sebuah Alquran di depan rumahnya, Jalan Tentara Pelajar, Lorong 188, Kecamatan Wajo, Kota Makassar.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...