Mahfud Galau Soal Pembentukan Tim Pemburu Koruptor

Mahfud ,Galau ,Pembentukan, Tim Pemburu Koruptor

Mahfud ,Galau ,Pembentukan, Tim Pemburu Koruptor

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terlihat berfikir ulang terkait rencana pembentukan kembali Tim Pemburu Koruptor. Kegalauan ini muncul usai wacana tersebut menuai kritik dari Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango.

Mahfud mengatakan, saat ini tengah mempertimbangkan secara matang pembentukam tim ini. Keputusan akhir akan dilihat berdasarkan hasil analisa efektifitas yang bisa diberikan oleh tim tersebut nantinya.

“Saya juga sedang mempelajari dan menimbang sungguh-sungguh untuk menghidupkan lagi Tim Pemburu Koruptor itu. Akan diperpanjang atau tidak, tergantung hasil analisis atas efektifitasnya,” kata Mahfud kepada wartawan, Selasa (14/7).

Pernyataan itu berlawanan dengan pernyataan sebelumnya yang dikeluarkan Mahfud. Siang tadi, dia menyebut pembentukan tim pemburu koruptor akan terus berjalan, setelah Inpres sudah berada di atas meja kerjanya.

“Sekarang Inpres tentang tim pemburu aset dan pemburu tersangka dan terpidana koruptor dan tindak pidana lain itu sudah ada di tangan Kemenko Polhukam. Sehingga secepatnya nanti akan segera dibentuk tim itu,” ucap Mahfud.

Mahfud menyebut, membuat tim pemburu koruptor tidak bisa begitu saja langsung dibentuk. Meskipun saat ini Inpres sebagai dasar hukumnya sudah dikantongi. Izin prakarsa Inpres untuk tim ini telah dikeluarkan Mensesneg dengan Nomor B-30/M.Sesneg/D-1/HK.05.00/01/2020. “Tapi Inpres harus dibahas lintas lembaga dulu untuk dihitung manfaat dan efektifitasnya,” ucapnya.

Komentar

Loading...