Singgung Etika Berpolitik, Wahab Tahir: Tidak Ada Ampun, DP Pasti Keok di Dapil II

Selasa, 14 Juli 2020 14:44

Abdul Wahab Tahir

“Boleh berebut kekuasaan tapi ada etika yang harus didahulukan, begitu karakter orang Sulsel,” tegasnya.

Ia juga menganalogikan perilaku yang ditunjukkan salah satu calon yang secara membabi buta merebut kekuasaan tanpa berkaca dengan kultur Sulsel. Baginya, semangat memenangakan pertarungan tidak boleh mendahului keyakinan.

“Keyakinan harus mendahului semangat. Jika sebaliknya maka yang akan terjadi adalah membabi buta. Padahal orang tua kita di Sulsel mengajarkan kita berpolitik dengan baik. Jika keyakinan mendahului semangat maka akan Sipakatau Sipakalebbi,” terangnya.

Dengan uraian standar etika yang telah ia sampaikan, Wahab memprediksi kemungkinan besar dari 4 calon, ada satu calon yang gagal maju karena partai yang mengusungnya akan menarik diri.

“Besar kemungkinan ada Parpol yang bergabung dalam koalisi Golkar-PAN. Pilkada ini menarik. Selama tidak punya surat B1KWK belum pasti semua, masih sangat dinamis. Kandidat yang belum memegang itu, belum nyenyak tidurnya,” tukasnya.

Pertarungan Dua Sahabat

Berpalingnya Danny dari Partai Golkar dinilai telah mencederai etika politik yang terlanjur sudah dibangun di Makassar. Wahab tak menampik, sebagai aktor penting yang memediasi pertemuan Danny dengan Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid, kekecewaan masih ia rasakan hingga kini.

Kondisi ini yang membuat Wahab kemudian bertekad akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk melawan kesombongan, keangkuhan dan omong kosong itu. Khususnya di daerah pemilihan (Dapil) II yang menjadi basis pemenangannya, diantaranya Tallo, Bontoala, Baranglompo, Ujung Tanah, dan Kepulauan Sangkarrang, Wahab 100 persen optimis Danny akan keok.

Bagikan berita ini:
9
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar