Soal Menhan Prabowo Garap Proyek Lumbung Pangan, Politikus PKS Komentar Begini

Selasa, 14 Juli 2020 16:54

Presiden Jokowi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto usai rapim dengan jajaran Kemenhan, Kamis (23/1). (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang menjadi leading sector lumbung pangan. Program pemerintah di Kalimantan Tengah itu pun menuai banyak komentar dari kalangan DPR.

Salah satunya Anggota Komisi I DPR RI Sukamta. Menurut politikus PKS itu, semestinya rencana tersebut harus didahului dengan kajian yang matang. Hal ini mengingat ketahanan pangan adalah isu strategis nasional. Apalagi saat ini negara sedang terdampak pandemi.

“Situasi krisis pangan memang sudah membayang, tetapi itu jangan disikapi dengan membuat keputusan secara terburu-buru. Kami berharap ini hanya menjadi kebijakan populis seperti lahan sejuta gambut pada masa lalu, namun hanya berujung gagal,” ujar Sukamta kepada wartawan, Selasa (14/7).

Wakil Ketua Fraksi PKS ini memandang ada tiga persoalan terkait rencana ini yang perlu menjadi perhatian. Pertama, pemahaman pangan sebagai unsur penting membangun ketahanan nasional, namun bukan berarti sektor ini harus dipegang Kementerian Pertahanan.

“Ada beberapa sektor penting untuk membanguan ketahanan nasional, kan tidak berarti Kemhan mengurusi semua hal,” ujarnya.

Menurut Sukamta, Kementerian Pertanian (Kementan), dan Bulog yang selama ini mengurusi soal pangan, harus dilihat sebagai satu kesatuan usaha membangun ketahanan nasional.

“Kemhan saya lihat sudah punya beban dan tanggung jawab yang besar terkait ketahanan nasional melalui kekuatan TNI dengan ketiga matranya,” katanya.

Komentar