Tanam Ganja di Lahan Milik Negara, 5 Orang Ditetapkan Tersangka

Ilustrasi tanaman ganja

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Ladang ganja satu hektare ditemukan di lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII yang banyak ditumbuhi tanaman kina. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kepala Sub Bagian Komunikasi PTPN VIII Reza mengatakan ganja yang ditemukan polisi di lahan perkebunan Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini milik penggarap ilegal.

Dikatakannya, pelaku merupakan penggarap ilegal yang seringkali diberi teguran untuk tidak menggunakan areal tersebut. Sebab, lahan tersebut bukan areal yang dikerjasamakan.

“Penggarap ilegal tersebut melakukan penanaman ganja dalam bentuk polybag yang disimpan menyebar di beberapa titik. Manajemen Bukit Unggul telah melakukan penyisiran rutin, namun tidak ditemukan adanya penanaman ganja,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/7).

Menurutnya, beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan pengukuran lahan-lahan yang akan dikerjasamakan termasuk blok tersebut. Saat itu tidak ditemukan adanya aktivitas yang mencurigakan.

“Penanaman ganja menggunakan polybag merupakan cara mereka dalam mengelabui petugas kita di lapangan. Sehingga mereka dengan mudah memindahkan barang tersebut dari satu titik ke titik lainnya, dan disimpan berdampingan dengan tanaman lainnya untuk menyamarkan barang tersebut,” katanya.

Ditegaskannya, Manajemen PTPN VIII akan terus menginventarisir serta berkoordinasi bersama pihak kecamatan setempat dan pihak kepolisian untuk bersama-sama membongkar jaringan pengedar ganja tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Adi Mirsan


Comment

Loading...