Positif Covid-19, Pasien Kabur dari Ruang Isolasi Rumah Sakit Bhayangkara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mataram AKBP dr I Komang Tresna di RS Bhayangkara Mataram beberapa waktu lalu. (Dhimas B.P./Antara)

FAJAR.CO.ID,MATARAM — Pasien positif Covid-19 berinisial, MR 26, warga asal Sesela, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, yang kabur dari ruang isolasi Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, pada Rabu (15/7) pagi, akhirnya berhasil dijemput kembali.

”Dengan kelengkapan APD (alat pelindung diri), yang bersangkutan kami jemput pakai ambulan di rumahnya,” kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Mataram AKBP dr I Komang Tresna seperti dilansir dari Antara pada Rabu (15/7).

Dia menjelaskan, selama menjalani perawatan medis sejak Sabtu (11/7), MR ditempatkan di ruang isolasi pasien suspect Covid-19 di tenda darurat RS Bhayangkara Mataram. ”Karena ruang isolasi pasien suspect Covid-19 sudah penuh, berisi 26 orang, yang bersangkutan ditempatkan sementara di tenda Covid-19. Mau dirujuk ke tempat lain, sudah tidak bisa, karena penuh semua,” ujar I Komang Tresna.

Meskipun ditempatkan di ruang darurat, Tresna menyatakan, petugas medis memberikan perawatan optimal kepada MR. Bahkan penyakit bawaannya, epilepsi turut menjadi perhatian penanganan.

”Jadi yang bersangkutan ini pasien positif Covid-19 dengan status epilepsi. Kami sudah optimal berikan perawatan. Rawat Covid-nya, rawat epilepsinya,” ucap Tresna.

Dengan catatan medis yang demikian, Tresna menduga, MR kabur dari ruang darurat penanganan pasien suspect Covid-19, karena dipicu penyakit bawaan yang kambuh. ”Mungkin karena gangguan itu, mood-nya tidak bagus, terus merasa diri sudah sembuh, makanya dia kabur,” kata Tresna.

Komentar

Loading...