Salah Diagnosis Siswa Jadi Covid-19, Begini Kejadiannya

ilustrasi covid-19

FAJAR.CO.ID, SINGAPURA — Singapura kini dihadapkan dengan penularan Covid-19 di klaster sekolah. Penularan kasus meluas terjadi di antara siswa dan pengajar di Secondary 1 Jurong West Secondary School. Hanya saja, ternyata, ada kesalahan atau eror dalam pemeriksaan uji spesimen pada suspek Covid-19.

Rumah Sakit Tan Tock Seng (TTSH) mengatakan pada Selasa (14/7) bahwa laboratoriumnya melakukan mislabell atau kesalahan memberikan label pada sampel pengujian. Kesalahan fatal itu menyebabkan seorang siswa salah didiagnosis dengan Covid-19.

Siswa perempuan Secondary 1 dari Jurong West Secondary School dilaporkan pada Jumat (10/7) dinyatakan positif virus Korona. Dia diduga tertular karena telah melakukan kontak dengan teman sekolahnya, bocah laki-laki berusia 13 tahun, yang sebelumnya dipastikan terinfeksi.

Hanya saja, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (14/7) Departemen Kesehatan (Depkes) Singapura mengatakan bahwa siswa perempuan, yang dikenal sebagai kasus 45655, sebelumnya dilaporkan terinfeksi berdasarkan hasil tes yang salah yang diajukan oleh laboratorium. Tapi ternyata hal itu salah. Siswa itu baik-baik saja, alias negatif.

Lantas, mengapa bisa terjadi kesalahan? Laboratorium telah salah memasukkan sampel-sampel swab dari individu positif Covid-19 sebagai bagian dari kasus 45.655 tanpa memverifikasi dengan benar pengidentifikasi pasien pada tabung spesimen. Akibatnya, kasus 45.655 tercatat positif untuk Covid-19.

“Ini telah dilaporkan ke Kemenkes,” kata Kemenkes Singapura seperti dilansir dari Straits Times, Selasa (14/7).

Komentar

Loading...