Banjir Bandang di Luwu Utara, Ada 39 Titik Pengungsian Korban

Kondisi pagi ini di Kota Masamba, usai banjir bandang melanda Senin malam.(IST)

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA — Banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara di Sulawesi Selatan tercatat telah menyebabkan 24 orang meninggal dunia dan 69 orang hilang. Jumlah tersebut berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sampai Kamis (16/7) siang.

”Fokus pada hari ini pada pencarian orang hilang. Dari data yang ada, 69 orang yang hilang, kemudian yang ditemukan meninggal itu ada 24 orang,” kata Kepala BPBD Luwu Utara Muslim Muchtar seperti dilansir dari Antara pada Kamis (16/7).

Menurut Muslim, BPBD dan Kantor Pencarian dan Pertolongan sudah mengerahkan petugas untuk menemukan warga yang dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang di Luwu Utara.

Ada 39 titik pengungsian korban banjir di Luwu Utara.

Pemerintah daerah menyiapkan 20 tempat pengungsian bagi korban banjir. Korban banjir masih membutuhkan bantuan makanan hingga dua atau tiga hari ke depan serta perangkat sanitasi portabel dan alat berat untuk membersihkan area terdampak banjir.

”Kenapa ini penting karena kita sekarang semua infrastruktur rusak, termasuk sanitasi karena itu sanitasi portabel dibutuhkan. Karena sering mati (listrik), kita butuh lampu portabel,” kata Muslim. (jpc)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...