Banjir Bandang Masamba, Pakar: Ini Peringatan Keras!

Dampak banjir bandang di Masamba. (IST)

Terpisah, Staf Advokasi Walhi Sulawesi Selatan, Riski Saputra menyampaikan, bencana itu dikarenakan tiga sungai meluap. Sungai Masamba, Sunga Radda, dan Sungai Rongkong. Sungai Masamba dan Radda berada di DAS Baliase, sedangkan Sungai Rongkong berada di DAS Ronggkong.

Aktivitas pembukaan hutan di bagian hulu ketiga sungai ini cukup masif. Baik untuk perkebunan, hingga rumah. Sehingga membuat laju erosi tinggi. Selain itu, berdasarkan analisa spasial sementara, kenampakan tata guna lahan menunjukkan banyak belukar, aktivitas pertanian dan sawah.

Hal ini juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan erosi dan sedimentasi pada sungai. Akumulasi dari erosi dan sedimentasi ini membuat pendangkalan di sungai yang mengakibatkan daya tampung sungai berkurang sehingga sungai meluap dengan cepat saat hujan dengan intensitas tinggi.

Jika diperhatikan, selain membawa kayu, banjir bandang juga dipenuhi dengan pasir dan lumpur. Pasir dan lumpur ini merupakan material sedimentasi dari daratan yang masuk ke badan sungai serta material tanah longsor.

Sementara material pohon dan ranting merupukan tanda bahwa ada pembongkaran hutan di bagian hulu. Khusus sungai Masamba, sebelum banjir bandang, sempat terjadi longsoran di daerah Desa Lero, Kecamatan Masamba.

“Ada tiga titik longsor. Selain itu, longsor juga terjadi di daerah Meli Kec. Baebunta yang kemudian masuk ke Sungai Radda,” jelasnya. (sal/abg/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...