Kontroversi Pelegalan Judi Sudutkan Gerindra, Habiburokhman: Waspada Konspirasi Hitam!

Kepala Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman --istimewa

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Kepala Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman menilai pernyataan Arief Poyuono yang mengusulkan pemerintah melegalkan perjudian di tengah pandemi Covid-19, tidak mewakili dan tak ada kaitannya dengan Partai Gerindra.

Pernyataan kontroversial Arief itu dikhawatirkan Habiburokhman menjadi konspirasi gelap untuk mencoreng reputasi partainya.

“Sudah jelas tegas kami sampaikan bahwa apapun yang disampaikan Poyuono tidak ada kaitan dengan Gerindra. Yang bersangkutan sendiri juga mengatakan bahwa dia bicara tidak atas nama Gerindra,” kicau Habiburokhman di laman Twitternya, Rabu (15/7/2020).

“Kami waspadai konspirasi hati hitam yang selalu mengkaitkan statement Poyuono dengan Gerindra,” lanjutnya.

Menurut Anggota DPR itu, banyak pihak yang saat ini mencari celah untuk menyudutkan Gerindra. Terlebih saat partai berlambang burung Garuda itu berkongsi dalam pemerintahan Jokowi.

Habiburokhman pun meyakini segala siasat jahat sejumlah pihak tak akan berpengaruh pada reputasi Gerindra karena rakyat dinilai sudah cerdas dalam memilah setiap informasi.

“Konspirasi hati hitam gak ketemu bahan untuk serang Gerindra, makanya statement pribadi Poyuono yang ada kaitan dengan GRD sama sekali dieksploitasi habis-habisan. Tapi rakyat sudah cerdas, gak akan terpengaruh taktik jahat kalian,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Politikus senior Gerindra Arief Poyuono dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN mengusulkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi agar melegalkan perjudian karena dianggap mampu menyerap tenaga kerja.

Komentar

Loading...