Menteri PUPR dan Gubernur Sulsel Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Luwu Utara

Petugas SAR gabungan dan warga mengevakuasi jenazah korban banjir bandang yang ditemukan di Desa Radda, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada (15/7). (Abriawan Abhe/Antara)

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono melakukan kunjungan ke Luwu Utara meninjau lokasi banjir dan longsor pada Kamis (16/7).

Usai bertemu Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Bandara Bua, Kabupaten Luwu, Menteri PUPR langsung meninjau jalan dan jembatan di Masamba lewat jalur darat. Sedangkan Gubernur dan Muspida meninjau hulu sungai menggunakan helikopter milik TNI AU.

Pemprov Sulsel merespons cepat banjir bandang yang terjadi dengan mengirimkan bantuan ke lokasi tersebut. Gubernur juga menyatakan prihatin atas korban jiwa yang meninggal dan bersama berbagai pihak, bahu-membahu melakukan penanganan dan upaya pemulihan.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menjelaskan curah hujan tinggi menyebabkan tanah longsor.

”Dari laporan teman-teman Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Sungai Rongkong dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Utara, untuk sementara berdasar hasil perkiraan (assessment), penyebab banjir karena longsoran yang cukup besar di Pegunungan Lero yang mengarah ke Sungai Radda,” papar Indah.

Demikian juga di pegunungan lain yang mengarah ke Sungai Masamba. ”Jadi ini betul-betul karena curah hujan yang sangat tinggi dan menyebabkan longsoran lebih dari 20 titik di pegunungan tersebut,” terang Indah.

Bupati Luwu Utara manambahkan, hari ini (16/7) pihaknya fokus membuka akses yang masih terisolir terutama di ruas jalan nasional trans Sulawesi. ”Mengingat ini kan urat nadi lalu-lintas dan perekonomian, terutama untuk mendistribusikan logistik ke beberapa wilayah pengungsian di Kabupaten Luwu Utara,” kata Indah.

Komentar

Loading...