Pembunuh Janda Ni Putu Sekar Masih Misterius, Ini Temuan Polisi

Kamis, 16 Juli 2020 11:23

Anggota Unit Reskrim Polsek Kubutambahan dan Tim Inafis Polres Buleleng saat kembali melakukan olah TKP pada toko milik korban. Foto: Juliadi/Radar Bali

“Kami belum bisa memastikan masih menunggu hasil otopsi dulu,” ujar AKP Mustiada.

Terkait barang-barang yang hilang, AKP Mustiada menuturkan, berdasar keterangan kakak korban, Desak Made Liarni, hanya tas gandek dan kalung beserta liontin yang kerap dipakai korban.

Sedangkan barang berharga seperti sertifikat tanah, perhiasan di kamar korban masih ada. “Jadi, kalung yang dipakai korban dan tas gandek saja yang hilang,” tegasnya.

Terkait siapa pelaku pembunuhan korban, AKP Mustiada belum bisa memastikan. Pihaknya masih perlu mengumpulkan bukti dulu sebelum menguak pelaku pembunuhan.

“Baru dua saksi yang kami periksa yakni kakak korban Desak Made Liarni dan adik korban Dewa Made Suweca,” ucapnya.

Ditegaskan AKP Mustiada, kasus yang menimpa korban bukan perampokan. Kasusnya lebih mengarah kepada aksi tindakan pencurian dengan kekerasan. ”Saya pertegas, ini bukan perampokan. Tapi kasus pencurian dengan kekerasan,” jelas AKP Mustiada.

Dia melanjutkan, pada toko milik korban tak ada kamera CCTV. Pihaknya juga sudah meminta agar masyarakat yang berjualan di desa untuk melengkapi tokonya dengan kamera pengawas CCTV.

Bagikan berita ini:
6
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar