THM Dilarang Buka, Pemkot Surabaya Siapkan Razia

Ilustrasi virus Covid-19 (Nexu Science)

FAJAR.CO.ID,SURABAYA — Tak kunjung meredanya persebaran Covid-19 di Surabaya berbuah konsekuensi pada pengusaha tempat hiburan malam. Tempat hiburan malam (THM) dilarang buka lagi sesuai dengan Perwali 33/2020.

Yang diperbolehkan buka hanya tempat-tempat rekreasi dan hiburan terbatas pada destinasi wisata, arena permainan, salon atau barbershop, dan gelanggang olahraga. Sektor gelanggang olahraga pun ada pengecualian untuk kolam renang, basket, futsal, dan voli.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto mengungkapkan bahwa ada kajian dari Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) terkait dengan gelanggang olahraga itu. Dalam kajian tersebut, tempat olahraga seperti kolam renang, basket, futsal, dan voli tidak diperbolehkan untuk buka terlebih dahulu.

”Yang boleh malah tenis. Karena pertimbangan kesehatan kalau bermain futsal ini kan ada potensi bertabrakan dan kontak fisik. Bisa jadi ada droplet juga,” kata Irvan Rabu (15/7).

Perda itu merevisi Perda 28/2020 yang juga mengatur sektor rekreasi dan hiburan umum. Dalam detail jenis RHU tersebut, ada berbagai tempat hiburan yang biasa buka sampai malam.

Mulai karaoke, bar, diskotek, panti pijat, bioskop, hingga spa. Tempat-tempat itu dilarang buka menurut Perwali 33/2020.

Irvan menyatakan bahwa Pemkot Surabaya akan melakukan razia untuk memastikan aturan dalam perwali tersebut dijalankan. Razia juga akan dilakukan berulang-ulang selama masa pandemi Covid-19.

Komentar

Loading...