Utamakan Alutsista Dalam Negeri, Prabowo Pesan 500 Rantis Maung dari Pindad

Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo Subianto di sela ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7). Foto-Foto dari Biro Pers Sekretariat Presiden

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengatakan, pihaknya telah memesan kendaraan taktis (rantis) dari PT Pindad (Persero). Unit tempur produksi Bandung itu diberi nama Maung.

“Jadi kita berharap Oktober ini sudah selesai (pemesanan kendaraan taktis Maung-Red),” ujar Prabowo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/7).

Prabowo menjelaskan, dibelinya rantis Maung lantaran berdasarkan intruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin pemerintah mengutamakan alutsista ‎produksi dalam negeri.

“Pindad adalah industri dalam negeri, kita ingin hidupkan industri dalam negeri. Kita ingin ciptakan lapangan kerja dan kita ingin tingatan pendapatan bangsa kita,”

“Jadi memang Presiden Jokowi garis besarnya di dalam negeri harus dibangkitan, ya kita dukung itu,” tambahnya.

Namun demikian, Prabowo mengatakan pihaknya juga ingin membeli alutsista dari luar negeri. Tapi mantan Danjen Kopassus tersebut tidak secara rinci menjelaskan apa alutsista yang akan dibeli dari luar negeri.

“Ada beberapa yang kita butuh dari luar negeri, ya kita cari di luar negeri,” katanya.

Sekadar diketahui, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah memesan 500 unit Maung yakni kendaraan taktis (rantis) perang dengan bracket senjata kaliber 7,62 dan konsul senapan serbu SS2-V4.

Ketua umum Gerindra itu mengatakan, dibutukan sekira 3.000 unit rantis Maung untuk pertahanan di Indonesa. Namun untuk tahap pertama dia memesan 500 unit Maung terlebih dahulu. Nantinya Maung akan dipamerkan di HUT TNI Oktober tahun 2020 ini. (JPC)

Komentar

Loading...