Djoko Tjandra Juga Kantongi Surat Bebas Covid-19, Dikeluarkan dari Dokter Pusdokkes Polri

Buronan kelas kakap Djoko Tjandra bisa sampai memiliki e-KTP Indonesia. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut Djoko melakukan perekaman data dan cetak e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan. (Adnan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menerangkan bahwa pihaknya mengusut tuntas siapa saja yang terlibat dalam upaya melindungi buronan Djoko Tjandra.

Selain Brigjen Prasetijo Utomo, sejumlah dokter juga dimintai keterangan oleh Propam. Dokter tersebut diduga berasal dari Pusdokkes Polri. Namun, Argo belum mau memerinci siapa identitas dokter yang diperiksa itu.

“Memang benar jadi dokter tadi dipanggil oleh BJP PU ya, kemudian di ruangannya sudah ada dua orang yang tidak dikenal sama dokter ini dan kemudian melaksanakan rapid,” kata Argo kepada wartawan, Kamis (16/7).Argo menambahkan, dari keterangan dokter itu didapatkan informasi bahwa sang dokter memberikan surat keterangan sehat setelah orang yang menjalani tes dinyatakan negatif COVID-19.

“Sebatas itu. Jadi dokter tidak mengetahui tapi disuruh membuat namanya ini, untuk membuat namanya Djoko Tjandra,” tambah Argo.

Argo pun belum bisa memastikan hasil dari pemeriksaan. Pasalnya penyidik propam masih terus bekerja untuk mengusut kasus ini. (jpnn/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...