Hakim Nilai Pelaku Tak Berniat Siram Novel Baswedan, Said Didu: Masih Adakah Akal Sehat di Negeri Ini?

Jumat, 17 Juli 2020 10:15
Hakim Nilai Pelaku Tak Berniat Siram Novel Baswedan, Said Didu: Masih Adakah Akal Sehat di Negeri Ini?

Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara telah menjatuhkan vonis kepada dua terdakwa penyiram air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Rahmat Kadir Mahulette dijatuhi vonis dua tahun penjara. Sedang pelaku lain, Ronny Bugis dijatuhi hukuman satu tahun enam bulan penjara.

Namun demikian, penilaian majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap Rahmat Kadir Mahulette membuat mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu tergelitik.

Penyebabnya, tersangka utama Rahmat Kadir dinilai hakim tidak berniat melakukan penganiayaan berat terhadap Novel.

Said Didu menilai pernyataan hakim itu menyiratkan dua hal. Pertama ada kemungkinan hakim benar karena memang kedua terdakwa yang dihadirkan dalam sidang bukan pelaku utamanya.

“Mungkin hakim benar karena bisa saja yang dihukum bukan yang menyiram,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (17/7).

Namun demikian, jika ternyata yang bersangkutan memang pelaku, maka penilaian hakim terasa menggelitik. Ini lantaran pelaku berasal dari Depok dan aksinya dilakukan di dekat kediaman Novel yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Bagikan berita ini:
2
10
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar