Kasus Novel Baswedan Ditangani 3 Kapolri Berujung Hukuman 2 Tahun, Politikus Demokrat: Cukup Dicatat, Siapa Saja Elit Penguasa

Penyidik Senior KPK Novel Baswedan-- (Miftahulhayat/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Vonis hukuman terhadap dua terdakwa pelaku penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan telah dibacakan hakim PN Jakarta Utara, Kamis (16/7/2020).

Majelis Hakim menjatuhkan pidana pada Rahmat Kadir Mahulette penjara selama 2 tahun. Sementara itu untuk terdakwa Ronny Bugis dijatuhi pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution ikut angkat suara terkait vonis tersebut. Dia menilai kasus yang sudah ditangani 4 Kapolri dan 4 Kabareskrim ini sebagai suatu formalitas belaka.

“Keadilan akan mencari jalannya sendiri. Kasus Novel Baswedan yg ditangani 3 Kapolri dan 4 Kabareskrim, berujung 1,5 thn dan 2 thn penjara. Mestinya, tdk perlu ada keadilan formalitas utk Novel,” katanya melalui akun Twitter miliknya, Jumat (17/7/2020).

Dia menyebutkan publik tak perlu heran atas sandiwara persidangan yang selama ini terjadi.”Cukup dicatat, siapa saja elit penguasa pd saat peristiwa tsb terjadi,” lanjutnya.

Novel Baswedans sendiri mengaku tak kaget dengan putusan hakim. Sebab daria wal dia sudah yakin jika kedua pelaku akan dihukum ringan.

“Sandiwara telah selesai sesuai dgn skenarionya. Point pembelajarannya adl Indonesia benar2 berbahaya bagi org yg berantas korupsi Selamat bapak Presiden @jokowi, Anda berhasil membuat pelaku kejahatan tetap bersembunyi, berkeliaran & siap melakukannya lagi!”ungkapnya. (msn/fajar)

Komentar

Loading...