Membanggakan! Kolonel Putra Penjual Bakso Ini Prestasinya Luar Biasa

Kolonel Agustinus Purboyo bersama rekan di RCDS yaitu First adamiral Ahmad Abubakar (Malay), Captain Andi Lamb (Inggris), Major Gen Rasheed Amen (Bangla), Captain Mike Turner (Australi). Foto: Athan

“Ayah saya penjual bakso dan saya pun ikut membantu jualan agar bisa ikut kursus bahasa Inggris,” ujar Agustinus yang sejak remaja bercita-cita bisa sekolah di Inggris.

Pria kelahiran 5 Agustus 1970 mengaku merasa bangga bisa menyelesaikan pendidikannya di Inggris di tengah-tengah pandemi COVID-19. Namun demikian Ia merasakan satu tantangan tersendiri di era digital, yang mau tidak mau kuliah dilakukan secara online, apalagi untuk masuk RCDS tidak mudah.

Proses pengiriman personel mengikuti pendidikan ini sangat ketat. Selain harus mengikuti sejumlah rangkaian tes, calon siswa juga harus punya rekam jejak penugasan yang baik karena diproyeksikan menjadi pimpinan di institusinya masing-masing.

Setiap tahunnya Indonesia mengirim seorang perwira TNI mengikuti pendidikan diwakilkan matra (AD/AL/AU) secara bergantian. Tahun ini Indonesia mengirimkan siswa perwira TNI AD, Kolonel Kav Agustinus Purboyo, yang sebelumnya menjabat Danrem 052/Wijayakrama Jakarta. Untuk bisa lulus program ini, siswa RCDS juga harus mengikuti seleksi yang sangat ketat dan secara konsisten mampu menunjukkan prestasi terbaiknya.

“Wajar jika hanya sebagian kecil siswa RCDS yang bisa mendapatkannya,” ujar Kolonel Czi Ranon Sugiman.

Selama setahun tinggal di London, Kolonel Agustinus mengikuti 27 modul pendidikan ditempuh dalam empat Term berbeda yaitu Term pertama untuk materi Future Strategic Context, Term kedua terkait materi Strategy & Strategy Making, Term ketiga tentang materi Global Understanding & Strategic Issues, dan Term empat membahas materi yang terkait Culmination.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...