Pengelola Hiburan Masih Abai Protokol Covid-19

PENERTIBAN: Anggota Satpol PP NTB mendatangi tempat-tempat hiburan malam di Kota Mataram, Rabu (15/7/2020) malam. Mereka melakukan sosialisasi dan penindakan penerapan protokol covid-19.

FAJAR.CO.ID,MATARAM-Diberi kesempatan buka usaha, pengelola hiburan malam di Kota Mataram abaikan protokol covid-19. ”Pengelola tempat hiburan, hotel, dan kafe tidak ketat menerapkan protokol kesehatan,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB Tri Budiprayitno, Kamis (16/7/2020).

Hal itu diketahui setelah digelar operasi gabungan, Rabu (15/7) malam, mulai pukul 19.30-22.30 Wita. Operasi itu melibatkan TNI, Polri, dinas perhubungan, Satpol PP NTB, dan Pol PP Kota Mataram.

Tim gabungan menyasar dua kawasan yakni Kecamatan Mataram dan Cakranegara. Di wilayah Mataram tim memasuki tempat hiburan malam, angkringan, PKL, restoran, dan pusat perbelanjaan.

Kemudian di wilayah Cakranegara mereka mendatangi restoran, hotel-hotel yang menyiapkan hiburan malam dan karaoke, kafe-kafe yang menyediakan minuman tradisional, hingga kafe-kafe modern.

Dalam operasi itu, tim menemukan masih banyak tidak menggunakan masker. ”Kami menghukum push–up bagi pengunjung karaoke dan kafe yang tidak pakai masker,” jelasnya.

Selain itu, tim membubarkan dan memulangkan pengunjung karaoke, kafe, dan tempat hiburan malam yang tidak pakai masker. Tim kemudian mendata dan mengidentifikasi lokasi pelanggaran protokol kesehatan covid-19. ”Teguran lisan juga kami berikan kepada pengelola hotel, kafe, tempat hiburan malam dan warga yang tidak taat,” ujarnya.

Tidak sampai di situ, 74 orang petugas gabungan yang dikerahkan membubarkan kerumunan massa yang menyalahi aturan protokol kesehatan covid-19. ”Kami memberikan imbauan sepanjang jalan mulai dari Mataram sampai Cakranegara,” jelasnya.

Komentar

Loading...