Pengungsi Tidur Beralas Plastik, Gubernur Rancang Rumah Sementara, Mensos Siapkan Santunan

Menteri PU PR, Gubernur Sulsel dan Bupati Lutra. (Dok Humas Sulsel)

Hunian sementara perlu dirancang. Pembangunannya perlu dipercepat. Pemprov Sulsel akan siapkan anggaran. Dana tanggap darurat Rp5 miliar. Pembangunan rumah darurat akan dilihat kondisi lapangan.

Prioritas bagi warga di tenda darurat. Ini kejadian luar biasa. Saat ini, hanya lahan harus disiapkan pemerintah daerah. Korban banjir direlokasi ti tempat paling aman. Akan dibangunkan rumah.

“Kami rancang dahulu perencanaannya. Type rumahnya akan dilihat,” paparnya.

Sementara, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyebut masalah air bersih telah menjadi perhatian.”Sejumlah mobil tangki sudah disiapkan oleh pemerintah,” katanya. Pihaknya akan menyiapkan lahan seluas dua hektare untuk bangun rumah darurat. Jumlah rumah akan disesuaikan dengan jumlah pengungsi.

Tempat terpisah, Menteri Sosial Juliari P Batubara menjelaskan semua korban banjir bandang harus tertangani termasuk korban yang meninggal dunia. Karena itu, semua ahli waris akan mendapatkan santunan. Masing – masing Rp15 juta.

“Semua ahli waris korban akan mendapatkan santunan Rp15 juta. Data sementara yang meninggal dunia dan diketemukan ada 23 orang,” katanya.

Untuk mempercepat proses pemberian santunan, ia meminta pemerintah daerah secepatnya mendata, memverifikasi dan melalukan validasi ahli waris.

“Verifikasi dan validasi dari pemerintah setempat, kalau dinyatakan clear, confirm ada suratnya, kita kasih, itu prosesnya cepat sekali lah,” tambah Mantan ketua IMI dua periode ini.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...