Remaja Gantung Diri, Diduga Depresi Akibat Orang Tua Cerai

Ilustrasi bunuh diri

FAJAR.CO.ID, MAROS– Seorang remaja, WL (15) ditemukan dalam kondisi tergantung di rumahnya. Diduga gantung diri akibat perceraian orang tuanya.

Kapolsek Tanralili, Iptu Wahyudin, mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab warga Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili itu gantung diri.

Namun dugaan sementara akibat perceraian orang tuanya. “Penyidik masih mendalami penyebabnya,”tuturnya, Kamis, 16 Juli.

Kronologisnya berawal saat seorang pria berinisial SN yang diduga pacar WL, datang ke rumah nenek korban. Kemudian menanyakan keberadaan korban sekira pukul 11.30. Kemudian nenek WL menjawab jika korban ada di rumahnya.

Nenek WL kemudian bersama-sama SN masuk ke dalam rumah dan langsung menuju ke kamar korban. Nahasnya saat membuka kamar, mereka mendapati WL tewas tergantung.

“Nenek WL, Hani selanjutnya keluar menyampaikan kepada saksi Misbah (19) dan Dewi (30) jika cucunya gantung diri danmeninggal dunia,” katanya.

Sebelum insiden gantung diri ini, kata dia, korban sempat menghubungi pacarnya SN, warga Tombolo, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros.

Saat ini, kata dia, korban disemayamkan di rumah neneknya di Lingkungan Amarang, Kelurahan Borong Kecamatan Tanralili. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Tanralili tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, hanya saja bekas jeratan tali pada leher,” katanya. (rin/dir/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...