Asyik Menyendiri, Ehh… Tiba-tiba Ada Rombongan Bawa Senjata

Dua orang yang tertangkap kasus narkoba.

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — KB alias Daeng Bombong menyendiri di depan rumahnya. Kesendirian itu membuatnya nyaman berpikir agar tetap bisa berpenghasilan, meski di tengah pandemi Covid-19.

Rumah pria 30 tahun itu berada di Lingkungan Massalongko, Kelurahan Pa’rappunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Pada malam itu, tiba-tiba Daeng Bombong kaget. Ada pria datang secara bergerombol, berpakaian preman, dan membawa sebuah senjata api.

Mereka datang langsung menggertak dan mengikat tangan Daeng Bombong. Mereka bukan pencuri. Melainkan dari Tim Drugs Hunter Polres Takalar.

Tubuh dan rumah Daeng Bombong digeledah pada saat itu juga. Hingga akhirnya ditemukan beberapa buah plastik saset bening.

“Plastik itu diduga berisi sabu berisi lima saset. Terduga pelaku akhirnya mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya,” kata Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan, Sabtu (18/7/2020).

Interogasi demi interogasi. Daeng Bombong berkali-kali dicecar pertanyaan soal asal usul barang terlarangnya itu.

Lama butuh waktu lama, Daeng Bombong pun mengakui barang tersebut ia dapat dari seorang temannya, berinsial FS alias Daeng Ngasa, 32 tahun.

Pengembangan langsung dilakukan pada malam itu juga. Polisi langsung menjemput Daeng Ngasa di Lingkungan Putulu, Kelurahan Mata Allo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

“Dari Daeng Ngasa, kami temukan dua saset plastik berisi kristal bening diduga sabu dan beberapa saset plastik yang juga diduga berisi sabu,” jelas Sumarwan.

Komentar

Loading...