Bunuh Selingkuhan Istri, Dituntut Enam Tahun Penjara

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID,SUMBAWA-Masih ingat kasus pembunuhan selingkuhan istri di Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa? Kini, perkara tersebut sudah memasuki tahap penuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Sumbawa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Adnan dengan pidana penjara selama enam tahun.

Sidang tersebut telah dilaksanakan di PN Sumbawa, Selasa (14/7) lalu. Persidangan diketuai oleh Ketua Majelis Hakim Dwiyantoro. Sementara terdakwa Adnan didampingi kuasa hukumnya Artur Caecarea. Sementara JPU dari Kejari Sumbawa, Indah Pujiati. ”Terdakwa dituntut enam tahun penjara,” bunyi tuntutan JPU.

Pertimbangannya karena terdakwa menghilangkan nyawa korban secara spontanitas. Hal tersebut dilakukan terdakwa untuk membela harga diri. Sebab, istrinya dan korban kedapatan berada di dalam kamar mandi berdua.

JPU menerapkan pasal yang dikenakan yakni 338 KUHP tentang pembunuhan dalam dakwaan primairnya. Sementara dalam dakwaan subsidair, terdakwa dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP, tentang penganiayaan menyebabkan mati.

Atas tuntutan tersebut terdakwa akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara lisan. Sidang akan kembali dilanjutkan pekan depan, dengan agenda pledoi terdakwa.

Diketahui, Hs warga Desa Ropang, Kecamatan Ropang meregang nyawa. Pria ini tewas setelah ditikam oleh Adan, yang juga warga setempat. Korban kedapatan sedang berdua dengan SR yang merupakan istri dari Adnan berada di dalam kamar mandi.

Peristiwa ini terjadi Sabtu (18/1/20) lalu, sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu, Adnan tengah berada di depan rumah tetangganya yang bernama Mul. Adnan kemudian beranjak pulang untuk membuat kopi. Setibanya di rumah, Adnan tidak mendapati istrinya, SR.

Komentar

Loading...