Denda Tilang Bagi Warga yang Tidak Gunakan Masker, Jubir Satgas Covid-19 Sulsel: Itu Hoax

Petugas memeriksa pengendara yang akan masuk ke Kota Makassar.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Belum lama ini, beredar pesan WhatsApp terkait instruksi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang menginstruksikan beberapa hal, usai melakukan rapat koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid 19.

Terdapat beberapa poin dalam instruksinya, salah satunya akan diadakan penilangan bagi yang tidak menggunakan bermasker di tempat umum, pada 27 Juli hingga 9 Agustus 2020 sebesar Rp100.000 sampai Rp150.000.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid 19 Sulsel, Prof Syafri Kamsul Arif menegaskan jika berita tersebut tidak benar.

“Itu tidak benar, hoax itu,” tulisnya dalam pesan WhatsApp, saat dikonfirmasi fajar.co.id, Sabtu (18/7/2020).

Hal yang sama juga diungkapkan, Kepala Bidang Humas, Informasi, dan Komunikasi Publik Pemprov Sulsel, Erwin Werinto.

“Kami sudah koordinasi dengan Jubir Covid 19 Sulsel, dalam hal ini Kadis Kesehatan bahwa berita itu adalah hoax,” tulisnya dalam pesan WhatsApp, pada Sabtu (18/7/2020).

Selain itu, dalam instruksi Gubernur Sulsel, tercatat pada proses tilang berdenda dan kwitansi akan menggunakan e-tilang melalui aplikasi Pikobar.

Erwin menjelaskan, aplikasi Pikobar merupakan aplikasi yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (Anti/fajar)

loading...

Komentar

Loading...