Hamzah Hamid: RUU HIP Cederai Perjuangan Leluhur Bangsa

AMM saat berdialog dengan anggota DPRD Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Angkatan Muda Muhammadiyah Sulsel juga menuntut dihentikannya pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) karena berpotensi adanya tafsir ganda terhadap nilai pancasila dalam mengatur kehidupan masyarakat.

Massa Angkatan Muda Muhammadiyah diterima oleh beberapa Anggota DPRD Kota Makassar yakni, Anwar Faruq, Hamzah Hamid, Azwar, Syamsudin Raga, Rahmat Taqwa dan Nasir Rurung.

Hamzah Hamid, selaku Ketua Fraksi PAN mengatakan, sepakat dengan aspirasi yang disampaikan Angkatan Muda Muhammadiyah Sulsel untuk tidak melanjutkan pembahasan terkait RUU HIP.

“Karena ini akan mencederai perjuangan para leluhur kita. Jadi apa yang dituntut oleh Angkatan Muda Muhammadiyah sangat sepakat untuk tidak melanjutkan pembahasan mengenai RUU HIP,” ujarnya, saat ditemui di ruang Aspirasi DPRD Makassar, Jumat (17/7/2020).

“Kami juga sudah menandatangani surat yang berisi tidak setuju akan dilanjutkanya pembahasan mengenai RUU. Kami juga akan sampaikan di masing-masing fraksi agar pembahasan RUU ini dihentikan,” tambahnya.

Sementara itu, Adrian, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) cabang Makassar mengatakan, pihaknya menolak keras adanya pembahasan RUU HIP di DPR RI yang banyak mengundang kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia.

“Pada intinya adalah kami menolak dan bubarkan saja RUU HIP, ini adalah upaya makar terhadap pancasila, jadi kami juga meminta hal tersebut untuk ditindak tegas,” tandasnya. (endra/fajar)

Komentar

Loading...