Perseteruan Warisan di Keluarga Eka Tjipta, Status Anak Luar Nikah jadi Masalah

Mendiang Eka Tjipta Widjaja. Foto: Instagram Eka Tjipta Foundation

Sama seperti orang mati, jika kematian seseorang tidak dicatat, bukan berarti orang itu tidak mati atau masih hidup. Sebab pencacatan kematian atau pencatatan perkawinan hanya catatan administrasi. “Nah, kalau timbul permasalahan terkait anak yang dilahirkan dari perkawinan yang tidak tercatatkan, sudah ada jalan keluarnya,” kata Fahmi kemudian.

Anak tersebut bisa menempuh langkah hukum, dengan mengajukan penetapan pengadilan untuk non muslim. Sedangkan yang beragama Islam dapat mengajukan istbat Nikah.

Praktisi hukum asal Surabaya ini lebih lanjut mengatakan, ketika penetapan anak sudah ada, maka kedudukan hukum anak tersebut menjadi anak yang lahir dari perkawinan yang dicatatkan dan berhak menjadi ahli waris dari harta peninggalan orangtuanya. Hal ini juga diperkuat dengan adanya putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010, yang pada pokoknya anak memiliki hubungan keperdataan dengan ayahnya.

“Saya baca dari berita saudara Freddy sudah memiliki penetapan pengadilan. Selesai sudah. Jadi, dia sah secara hukum meminta bagian dari harta kekayaan peninggalan Eka Tjipta. Karena secara hukum, kedudukannya sederajat sebagai ahli waris dan mempunyai hak yang sama dan berhak mewarisi harta-harta ayahnya,” kata Fahmi. Sebelumnya diberitakan, Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto menyatakan Freddy merupakan anak luar kawin dari Nyonya Lidia Herawaty Rusli.

“Bahwa yang bersangkutan telah mendapatkan hak bagiannya sebagai penerima wasiat sesuai dengan surat wasiat dari almarhum Bapak Eka Tjipta Widjaja,” ucap Gandhi. Gandi juga menyatakan gugatan dari Freddy Widjaja tidak mempunyai dasar hukum terhadap aset perusahaan-perusahaan Sinar Mas.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...