Komjak Desak Kejagung Transparan soal Buronan Djoko Tjandra

Buronan kelas kakap Djoko Tjandra bisa sampai memiliki e-KTP Indonesia. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut Djoko melakukan perekaman data dan cetak e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan. (Adnan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komisi Kejaksaan (Komjak) Barita Simanjuntak meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) secara transparan melakukan proses pemeriksaan terhadap oknum jaksa yang diduga terlibat dalam kasus perjalanan Djoko Tjandra. Barita pun mengatakan bahwa Kapolri Jenderal Idham Azis saja transparan memeriksa anak buahnya yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Sebagaimana diketahui, Polri telah menindak tegas Brigjen Prasetijo yang diduga menerbitkan surat jalan untuk Djoko Tjandra. Jenderal bintang satu itupun telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri.

“Saya kira kalau dari hasil pemeriksaan terbukti ada pelanggaran dan penyalahgunaan kewenangan, serta ada pejabat yang bertanggung jawab terhadap hal itu, tentu, sesuai ketentuannya harus ada penindakan,” kata Barita dalam keterangannya, Minggu (19/7).

Barita menyatakan, selain melakukan evaluasi, Kejagung juga diminta memeriksa secara menyeluruh proses masalah Djoko Tjandra. Dia menegaskan, semua pejabat yang memiliki kewenangan terkait persoalan Djoko Tjandra harus diperiksa.

“Apalagi buronan ini adalah pelaksanaan eksekusi putusan pengadilan. Jadi, harusnya itu dilakukan pemeriksaan kemudian dilihat siapa yang bertanggung jawab, dilakukan penindakan secara transparan dan objektif,” ujar Barita.

Komjak, kata dia, akan terus mengawasi Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) sebagai pengawas internal yang tengah memeriksa sejumlah pejabat di Kejagung terkait persoal Djoko Tjandra. Namun, Komjak hanya bisa menunggu dan memastikan proses berjalan.

Komentar

Loading...