Sastrawan Kondang Sapardi Djoko Damono Meninggal, Ucapan Duka Menggema

Sapardi Djoko Damono, Perpustakaan Nasional, Jakarta, 2018. Foto: ANTARA News/ Nanien Yuniar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sastrawan kondang Sapardi Djoko Damono meninggal dunia pada Minggu (19/7). Ia mengembuskan napas terakhir di Eka Hospital, BSD, Tangerang Selatan, Banten.

Ucapan belasungkawa pun menggema di Twitter, baik itu dari politikus maupun mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi.

Mantan Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga turut mengucap belasungkawa atas wafatnya Sapardi.

“lInnalillahi wa inna ilaihi raji’un Selamat jalan sastrawan Sapardi Djoko Damono #SapardiDjokoDamono,” twit Fadli di akun Twitter @fadlizon.

Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko pun turut mengucap belasungkawa atas kepergian Sapardi untuk selama-lamanya.

“Tak ada hujan di bulan Juni, ada hujan air mata di bulan Juli..sebab itu aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kisah yang menjadikannya sejarah,” kicau Budi Sudjatmiko.

“Selamat jalan penyair, pak Sapardi Djoko Damono… Inalillahi wa’inailaihi roji’un,” lanjut pemilik akun Twitter-nya @budimandjatmiko.

Tidak hanya itu, mantan jubir KPK Febri Diansyah turut mengunggah syair yang pernah ditulis Sapardi.

“Sajak Kecil tentang Cinta oleh: Sapardi Djoko Damono. Mendengar kabar, membaca berita ia telah berpulang. Semoga dalam cinta yang utuh yang pernah ditulis sebelumnya. Aamiin.. Innalillahi wa innailaihi rajiun..,” twit dia di akun Twitter @febridiansyah. (jpnn/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...