Bantah Isu Pembalakan Liar, Ini Penyebab Banjir di Masamba Versi Gubernur NA

Sisa banjir bandang Masamba FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Isu pembalakan liar di Masamba, Kabupaten Luwu Utara sempat menjadi perbincangan. Diduga banjir bandang yang menyeret puluhan ribu rumah warga itu terjadi karena kawasan hutan yang rusak.

Dugaan itu semakin kuat dengan beredarnya video yang memperlihatkan batang-batang pohon yang berserakan di jalan.

Kendati demikian Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sontak menampik hal tersebut. Menurutnya bencana alam yang terjadi di Masamba, murni karena longsor dan debit air hujan yang tinggi.

“Kita sudah dua kali menyusuri sungai sampai kehulu, tapi kita tidak melihat ada penebangan di sana, kita belum temukan ada bekas penebangan,” ucapnya saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Sulsel, Senin (20/7/2020).

Mantan Bupati Bantaeng itu membeberkan derajat kemiringan tanah di Luwu Utara menjadi salah satu faktor penyebab longsor terjadi.

“Dugaa sementara itu karena kemiringan yang begitu terjal, ditambah struktur kondisi tanah berpasir, daerah datarnya rendah. Sehingga ini sangat rawan ketika curah hujan tinggi jadi stabilitas kemiringan juga ikut rendah,” jelasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi terkait dampak bencana alam tersebut, salah satunya UMKM. Pihaknya akan memberikan keringanan dengan melakukan koordinasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Pasti kita akan berikan kemudahan, ada penangguhan, yang penting menyurat saja, didaftar lewat Pemda, nanti kita bicarakan dengan OJK,” tutupnya. (Anti/fajar)

Komentar

Loading...