Calon Berebut Diskresi Airlangga, Kelompok Pro Perubahan Mulai Bermanuver

Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartanto bersama Nurdin Halid. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Sembilan bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel sudah mengambil formulir. Para kandidat berupaya merebut diskresi. Biar jalannya makin mulus di musda. Kubu Nurdin Halid maupun pro perubahan ikut bermanuver.

Koordinator tahapan penjaringan dan pencalonan Ketua DPD 1 Partai Golkar, Irwan Muin menyampaikan sembilan kader yang mengambil formulir diberi waktu dua hari untuk mengembalikan.

Hari ini, Senin, 20 Juli hingga – Selasa, 21 Juli. Saat pengembalian, bakal calon ketua DPD Golkar Sulsel itu tak boleh diwakili.

Setelah itu dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan penetapan bakal calon. Kelengkapan administrasi pun haris dibawa bakal calon. Di antaranya, foto kopi KTA, daftar riwayat hidup, visi dan misi, surat peryataan kesediaan menjadi calon dan surat pernyataan tidak terlibat G 30S/ PKI.

“Formulir dan seluruh kelengkapan administrasi bakal calon dibuat dalam tiga rangkap dan dijilid rapi dan diserahkan ke panitia,” imbuhnya.

Kemarin, mereka yang mengambil formulir; Syamsuddin Hamid, Hamka B. Kady, Supriansa, Taufan Pawe, Syamsul Alam Mallarangeng, Rio Padjalangi, Emir Baramuli, Kadir Halid, dan Abdillah Natsir.

Pengamat Politik Unismuh, Andi Luhur Prianto melihat pendaftar bakal calon ketua umum Golkar Sulsel didominasi pendukung status quo. Mereka adalah loyalis Nurdin Halid yang sudah mempersiapkan strategi dan taktik memperoleh dukungan. Bahkan sebelum Musda.

Komentar

Loading...