Fakta Mengejutkan Soal Kasus Penemuan Bayi di Ladang Sawah

Fakta Mengejutkan Soal Kasus Penemuan Bayi di Ladang Sawah

FAJAR.CO.ID, TAKALAR — Ada fakta baru dalam kasus penemuan bayi pada persawahan di Desa Aeng Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, pada Rabu (15/7/2020) lalu.

Bayi berjenis kelamin perempuan diketahui dilahirkan oleh Soleha, 18 tahun. Pada pemeriksaan awal, penemuan itu berada di ladang sawah milik warga. Namun ternyata itu tidak benar.

Hal itu justru dibantah oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Takalar, Aipda Suanto. Bayi tersebut bukan dibuang. Melainkan dititipkan kepada dua teman Soleha, bernama Nur Aisah, 18 tahun dan Hasniah, 18 tahun.

Awalnya kedua orang itu menceritakan kepada pemerintah dan aparat setempat, mereka menemukan bayi tersebut di sebuah ladang persawahan.

“Kalau faktanya, bayinya tidak dibuang. Setelah Soleha melahirkan, dia panggil dua temannya untuk dibersihkan (bayinya),” kata Suanto saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2020).

Setelah dibersihkan dan tak berlangsung lama, Aisah dan Hasniah pun panik hingga akhirnya menceritakan apa yang sebenarnya terjadi kepada polisi.

Bahkan keduanya sempat dipanggil dan diperiksa penyidik di Polres Takalar sebagai saksi, atas bayi malang di tangannya tersebut.

“Setelah diinterogasi dua orang ini, mereka akhirnya jujur bahwa bayi ini bukan ditemukan (di sawah). Tapi dititipkan dari Soleha untuk dibersihkan,” jelasnya.

Soleha diketahui melahirkan seorang anak perempuan pada Rabu, (15/7/2020) yang merupakan hasil hubungan gelap dengan pacarnya, bernama Yusuf Daeng Rowa, 48 tahun.

Komentar

Loading...