Korban Pelecehan Oknum Kades, Minta Kasusnya Berproses di Kepolisian

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Kasus pelecehan seksual yang dilakukan Kepala Desa Lempong, Abdul Karim terhadap seorang mahasiswi berinisial AP (23), terus berproses di Polres Wajo.

Sejauh ini, setelah korban dan keluarganya mengadukan kelakuan bejat Kades Lempong pekan lalu, polisi telah memeriksa dua orang saksi.

“Sudah dua orang kita periksa, korban dan orang tuanya,” kata Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Muhammad Warpa, Senin (20/7/2020).

Bahkan, beberapa orang saksi kembali akan diperiksa pada Selasa (21/7/2020) besok. Pihak kepolisian menjelaskan, akan memaksimalkan pemeriksaan saksi-saksi sebelum mengambil keterangan terlapor.

“Besok, saksi diundang untuk pemeriksaan, kita maksimalkan dulu pemeriksaan saksi, kita belum periksa terlapor,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Takalar itu.

Sebagaimana diketahui, Abdul Karim mencium AP di Kantor Desa Lempong, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, pada Minggu (12/7/2020) lalu.

Saat itu, AP yang sedang mengerjakan laporan akhir Kuliah Kerja Profesi (KKP) hendak berpamitan. Siapa nyana, Abdul Karim malah menciumi mahasiswa tingkat akhir di perguruan tinggi swasta Makassar itu dengan penuh nafsu. (man)

loading...

Komentar

Loading...