Postingan Soal Foto Covid-19 Menuai Polemik, Begini Respons Anji

Terkait foto jenazah Covid-19, Anji melalui postingan di Instagram akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf. (Dok. Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Postingan Anji di akun media sosialnya soal foto jenazah Covid-19 yang disertai opini personal menuai polemik. Buntut dari hal itu, Anji pun mendapat kecaman dari organisasi Pawarta Foto Indonesia. Penyataan Anji dianggap telah melecehkan karya jurnalistik.

Namun, Anji melalui postingannya di Instagram akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf karena telah menyinggung profesi wartawan. Anji mengaku telah berkomunikasi dengan Sekjen PFI, Hendra Eka. Ia pun telah menjelaskan maksud dan tujuan dia membuat postingan tersebut.

“Saya tidak mendiskreditkan profesi pewarta foto maupun jurnalis. Secara karya foto, buat saya foto dari Joshua Irwandi adalah foto yang powerful. Caption di Instagram adalah opini saya dari sudut penyebaran informasi yang terasa janggal,,, buat saya. Hal ini sangat bisa didebat karena bisa salah bisa benar,” kata Anji menyampaikan poin pembicaraannya dengan PFI.

Anji menjelaskan bahwa dirinya tidak sedang menyoroti karya foto jurnalistik maupun wartawan yang mendokumentasikan jenazah Covid-19. Yang disoroti Anji, katanya, adalah aspek penyebaran informasi yang memiliki kemipiran dengan pola buzzer.

“Yang saya bahas dengan KOL dan lainnya adalah pola penyebaran informasi, bukan tujuan Joshua mengambil foto itu,” akunya.

Anji juga mengatakan dirinya menyoal tentang jenazah Covid-19 bukan pada ranah kode etik jurnalistik. Melainkan kode etik dunia kesehatan. Namun mengenai kode etik jurnalistik Anji tentu saja tidak mengetahui secara pasti karena dirinya tidak memiliki latar belakang sebagai wartawan.

Komentar

Loading...