8 Hari Pascabencana Banjir Bandang, 38 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

FOTO: ISTIMEWA

“Akses jalan ini penting untuk segera dibuka demi kelancaran lalulintas kendaraan yang setiap hari masuk membawa bantuan, sehingga tidak lagi melalui jalan alternatif yang tentunya memakan waktu yang terlalu lama,” terangnya.

Di samping itu, lanjut dia, juga dilakukan assesment terhadap infrastruktur yang rusak.

Dari data BPBD Lutra, hingga Senin 20 Juli 2020, tercatat ada beberapa infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang kemarin. Infrastruktur terbanyak yang rusak adalah rumah penduduk yaitu 4.202 unit.

Untuk fasilitas ibadah yang kena dampak sebanyak 13 unit, fasilitas pendidikan 9 unit, fasilitas kesehatan 3 unit, kantor pemerintahan 8 unit, jaringan jalan 12,8 km, jembatan 9 unit, pasar tradisional 1 unit dan bandara 1 unit.

Tak hanya itu, BPBD juga mencatat kerusakan pada fasilitas umum sebanyak 2 unit, jaringan air bersih 100 MTR, bendung irigasi 2 unit, usaha mikro 61 unit, usaha perbankan 2 unit, usaha bengkel 4 unit, dan rumah jabatan 2 unit. Tercatat pula kerusakan pada lahan pertanian seluas 219 ha dan lahan perkebunan 241 ha.

“Semoga kita semua bisa ikut terlibat dalam penanganan bencana karena penanganan bencana adalah urusan bersama,” tandas Muslim. (rls)

Komentar


KONTEN BERSPONSOR