Jangan Main-main dengan Pil Ekstasi, Hukumannya Bisa Seumur Hidup

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, GOWA — Muhammad Alfin, 24 tahun dan Muhammad Akbar, 27 tahun terpaksa jadi pengedar dan pemakai pil ekstasi di masa pandemi Covid-19 ini.

Motifnya sudah jelas. Desakan ekonomi sudah menjadi alasan. Akbar sebagai pemakai sekaligus pengedar menjual barang terlarang itu kepada Alfin seharga Rp300 ribu per butir ekstasi.

“Pengedar mendapatkan ekstasi dari rekannya (yang masih sidik) kemudian dijual ke pembeli seharga Rp300 ribu per butir,” kata Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Selasa (21/7/2020).

Namun, bisnis haramnya itu tercium oleh Sat Narkoba Polres Gowa. Kedua pelaku ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda.

Minggu (19/7/2020) pukul 00.15 Wita, pelaku Alfin ditangkap di Jalan Katangka, Kelurahan Katangka Kecamatan Somba Opu. Menyusul Akbar yang juga ditangkap di Jalan Andi Tonro II, Pa’baeng-baeng, Kota Makassar.

118 butir pil ekstasi ditemukan di rumah Akbar di Kampung Taipa Le’leng, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

“Para pelaku ini terancam Pasal 114 ayat 2 Subsider 112 (2) UU Nomor 35 tahun 2009 ancaman hukuman minimal 6 tahun, dan maksimal (penjara) seumur hidup,” tegas perwira tiga balok ini. (ishak/fajar)

loading...

Komentar

Loading...