Jokowi Bubarkan 18 Lembaga, Kadir Karding Sebut Masih Butuh Perampingan

politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi membubarkan 18 lembaga yang selama ini dianggap tidak efektif. Hal itu juga demi efisiensi anggaran pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding berharap Jokowi segera melakukan perampingan lagi. Karena masih ada lembaga-lembaga yang tidak efektif perlu segera dibubarkan.

“Terpenting bahwa kita berharap masih ada lagi kajian-kajian kritis terhadap badan atau lembaga yang kemudian masih perlu perampingan ke depan‎,” ujar Karding kepada JawaPos.com (grup fajar.co.id), Selasa (21/7).

Karding mengatakan mendukung kebijakan Presiden membubarkan 18 lembaga tersebut. Karena menurut Karding ada beberapa lembaga yang dinilai saat ini sudah tidak relevan lagi ada di pemerintahan Jokowi ini.

‎”Sikap Pak Jokowi ini perlu kita dukung sebagai upaya dalam rangka membangun pelayanan publik yang baik dengan cara melakukan efisiensi sekaligus juga rantai birokrasi yang panjang itu dikurangi,” katanya.

“Dengan demikian tentu badan-badan atau tim yang dibubarkan ini saya lihat memang ada beberapa yang sudah tidak relevan keadaan sekarang,” katanya.

Namun demikian perlu menjadi catatan adalah orang-orang yang berada di dalam lembaga tersebut bisa dialihkan ke tempat yang lain. Sehingga tidak menjadi masalah ke depannya.

“Mudah-mudahan akibat dari pembubaran ini semisal sumber daya manusia yang ada itu bisa terakomodasi dan diatur sedemikian rupa agar bisa terakomodasi di lembaga-lembaga lain,” ungkapnya.

Komentar

Loading...