Komite Penanganan Covid-19 Dipimpin Erick Thohir, Gde Siriana: Kok Bukan Menko Perekonomian?

Gde Siriana. (Int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Perpes nomor 82/2020 tentang komite penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dipertanyakan.

Pasalnya, banyak yang meragukan struktur tim yang dibentuk Presiden Joko Widodo lantaran dianggap bakal tidak efektif.

Demikian disampaikan pengamat politik, Gde Siriana Yusuf, melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (21/07/2020).

“Dilihat dari struktur tim baru ini dan orang-orang yang duduk di pimpinan, saya ragu-ragu dengan tim ini tidak efektif,” cuitnya.

Direktur Indonesia Future Studies (INFUS) ini pun menyoroti Menteri BUMN Erick Thohir yang malah mendapat mandat dari Presiden.

“Apalagi kebijakan gugus tugas dan Pemulihan Ekonomi dibawah pimpinan Erick Thohir,” sambungnya.

Menurutnya, pemulihan ekonomi bukan semata-mata persoalan BUMN.

“Kok bukan Menko Perekonomian yang pegang? Juga domain kesehatan. Saya melihat ini jauh dari jangkauan orang-orang Kemenkes,” katanya.

Terkait dengan Tim Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Korona, menurut Gde Sirana, penanganan krisis ekonomi tidak bisa hanya dengan membuat tim. “Saya pikir efektifitas tidak ditentukan dengan bentuk tim baru,” kata Gde Siriana.

Menurutnya, yang terpenting adalah adanya anggaran yang jelas, sasaran terukur dan orang-orang yang memang ahli dalam pembicaraan-perdebatan.

“Yang mewakili tupoksi terkait, juga bisa dimanfaatkan dengan sesuai,” pungkasnya. (muf/pojoksatu)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...