Lapas Narkotika Jadi Sumber Peredaran Sabu-sabu, Kakak Beradik Ditangkap

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, GOWA — Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di Kabupaten Gowa kian marak. Masih ada kasus lain setelah peredaran pil ekstasi sebanyak 118 butir tadi.

Sabu-sabu seberat 10.54 gram ditemukan di tangan dua kakak beradik ini dan ditangkap di Jalan Bontotanga, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, pada Sabtu (18/7/2020).

Dua saudara kandung itu diketahui bernama Sohra (30), dan Sucianti (23). Mereka tak berkutik saat tertangkap basah oleh Tim Sat Narkoba Polres Gowa.

“Kedua kakak beradik ini jadi kurir sabu-sabu,” tegas Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Selasa (21/7/2020).

Hasil interogasi, rantai peredaran barang terlarang itu diketahui berasal dari seorang narapidana di Lapas Narkotika, Bolangi, Kabupaten Gowa.

Dari keterangan polisi, narapidana itu adalah seorang bandar yang mengendalikan sabu-sabu, dan memerintahkan kepada Sohra dan Sucianti untuk bertransaksi dengan pelanggan.

“Pesanan diserahkan oleh bandar kepada kurir via selular. Kedua kurir ini menemui pelanggan sesuai petunjuk sang bandar dari Lapas,” terang perwira tiga balok ini.

Kedua kurir ini diketahui punya hubungan tetangga dengan sang bandar di Jalan Korban 40.000 Jiwa, Lorong 5 A, Nomor 10, Kelurahan Rappo Jawa, Kecamatan Tallo, Kota Makasaar.

Dua saudara kandung ini mendapat upah dari sang bandar sebesar Rp300 ribu per transaksi.

Komentar

Loading...