Polda Sulsel Tangani 4 Kasus Penyelewengan Dana Bansos Covid-19

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan. Foto: ANTARA/HO-Humas Polri

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel menangani empat kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) terkait penanganan COVID-19 di Indonesia.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Jakarta, Selasa (21/7), menjelaskan, kasus yang ditangani Polda Sulsel merupakan bagian dari 92 kasus yang diungkap oleh kepolisian di seluruh Indonesia.

“Data yang diterima terdapat 92 kasus penyelewengan dana bansos di 18 polda,” ujarnya kepada awak media.

Dari data itu, terjadi peningkatan kasus. Sebelumnya, Polri mengusut 55 kasus dugaan penyelewengan dana bansos COVID-19.

Ahmad mengungkapkan, penyalahgunaan bantuan tersebut antara lain pemotongan dana dan pembagian tidak merata, pemotongan dana sengaja dilakukan perangkat desa dengan maksud asas keadilan bagi mereka yang tidak menerima.

Selain itu, bebernya, ada pemotongan dana untuk uang lelah, termasuk pengurangan timbangan paket sembako, serta tidak ada transparansi kepada masyarakat untuk pembagian dan dana yang diterima. (eds)

loading...

Komentar

Loading...