Tergeletak di Kuburan, Orok Bayi Ditemukan Sudah Membengkak

Selasa, 21 Juli 2020 21:44

Penemuan orok bayi di kuburan kagetkan warga.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Hari sudah sore. Suasana di Pemakaman Umum Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa perlahan mulai sepi.

Di sebelah timur, matahari mulai memancarkan sinar merahnya kala itu. Embusan angin pun mulai terasa sejuk waktu itu.

Selasa (21/7/2020), jam di dinding mengarah pukul 16.30 Wita. Anak-anak asyik main kejar-kejaran di sekitaran makam itu. Orang dewasa justru duduk dan saling bercengkrama pada sore itu.

Salah seorang warga masuk ke area pemakaman tersebut. Di antara makam warna biru dan merah muda, tampak ada yang mencurigakan.

Bentuknya seperti bantal guling. Warnanya putih kusam. Ukurannya tampak mungil. Benda itu tergeletak di atas paving blok yang disimpan berserakan. Tak terawat.

Rasa penasaran warga itu kian mendalam. Kira-kira apa isi dari benda yang menyerupai bantal guling itu.

Saat diperiksa, warga itu kaget bukan main. Ternyata ada orok bayi di dalam benda itu. Ukurannya kecil sekali. Sungguh kasihan makhluk Tuhan yang tak berdosa itu.

“Benar ada penemuan orok bayi sore tadi. Penemuannya dekat masjid. Bentuknya (orok) telah berbentuk bayi. Hasil visum diperkirakan sudah enam bulan,” kata Kapolsek Barombong, AKP Rusdi Rahim Tata.

Penuturan perwira tiga balok ini, orok bayi itu diduga dibuang kemarin malam. Atau bisa saja saat pagi buta tanpa pantauan warga sekitar.

Kondisi oroknya pun mengenaskan. Sungguh kejam orang yang membuang malaikat kecil itu. Tak ada belas kasih dan tanpa sedikit pun rasa sayang.

“Orok bayinya perempuan. Jadi kami masih melakukan monitoring dan penyelidikan. Kita saat ini masih percepat proses penguburannya karena sudah membengkak,” tambah Rusdi.

“Kemungkinan kemarin malam (dibuang). Apakah itu subuh atau malam, itu masih diperkirakan,” sambungnya.

Atas penemuan ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan serta memeriksa beberapa saksi di sekitaran orok bayi tersebut. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
4
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar