Tersangka Kasus Bank Century Jabat Satgas PEN, Rizal Ramli: Skandal Akan Berulang Lagi?

Ekonom Senior Rizal Ramli-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi membentuk Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Salah satu nama yang dipercaya mengisi jabatan strategis dalam Satgas ini adalah Raden Pardede. Raden diangkat Jokowi sebagai Sekretaris Eksekutif.

Diketahui Raden berperan penting dalam pengucuran bailout Bank Century Rp6,7 triliun yang berujung pada pembobolan uang negara.

Penunjukkan Raden yang berdasarkan putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel adalah tersangka kasus Bank Century, menguatkan kecurigaan apalagi di saat bersamaan nama Sri Mulyani juga masuk dalam Satgas.

Saat kebijakan bailout Century dibuat Raden adalah Sekretaris Komiste Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sementara Sri Mul menjabat Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK, jabatan yang juga diembannya saat ini.

Ekonom senior, Rizal Ramli mengatakan langkah Jokowi memberikan posisi strategis kepada Raden di dalam Satgas menguatkan kecurigaan adanya upaya menyelewengkan anggaran Covid-19.

“Yah sejarah skandal akan berulang lagi ? Kok ini bangsa ndak maju2 ya ?” tulis Rizal Ramli di akun Twitternya, Selasa (21/7/2020).

Sebelumnya, Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule membeberkan peran raden dalam kasus Bank Century.

“Mungkin biar bisa bobol kas negara bersama SMI (Sri Mulyani) lagi kali…” tulis Iwan Sumule.

Masuknya dua nama penting di balik bailout Century dalam Satgas, dugaan Iwan, bagian dari upaya pengondisian yang diawali dengan terbitnya Perppu 1/2020 (sekarang UU 2/2020) yang menurutnya mengandung sejumlah aturan yang memberi keleluasaan dan kekebalan bagi pejabat dalam mengatur dana penanganan wabah Covid-19.

Komentar

Loading...