Bak Medan Perang, Pelaku Tawuran Tak Gentar Hadapi Polisi Bersenjata Laras Panjang

Polisi berusaha berlindung saat mengamankan aksi tawuran remaja. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Aksi tawuran di Jalan Barukang Raya, Kota Makassar kembali terjadi. Aksi saling serang itu kembali pecah saat jemaah Masjid Nurul Huda baru saja menunaikan salat subuh.

Hari ini, Rabu (22/7/2020) sekitar pukul 05.30 Wita, Tim Respon Angngaru Sat Sabhara Polres Pelabuhan kembali mendapat informasi aksi saling serang itu.

Pantauan di lokasi pagi tadi, ada sekitaran belasan hingga puluhan remaja yang justru menyerang aparat kepolisian yang telah tiba di lokasi.

Para remaja itu membawa sebuah triplek sebagai tameng sebagai pelindung diri saat diserang oleh polisi. Warga yang mulai menjalankan aktifitasnya, justru terhalang akibat ulah nakal para remaja itu.

Ketegangan antara polisi bersenjata laras panjang dan pelaku tawuran yang membawa busur, dengan durasi waktu sekitar dua menit lamanya.

Para pelaku tawuran terus berlindung di balik triplek itu sambil melontarkan busur ke arah polisi. Sebaliknya, polisi juga berlindung di balik mobil patroli sambil menembakkan gas air mata ke arah pelaku tawuran.

Para pelaku juga sempat membakar petasan ke arah polisi. Namun tak berselang lama, mereka akhirnya membubarkan diri karena tak tahan dengan gas air mata milik polisi.

“Ada beberapa anak panah yang kami amankan. Aksi itu juga kami bubarkan,” kata salah satu petugas Tim Respon Angngaru Sat Sabhara Polres Pelabuhan di lokasi.

Komentar

Loading...