Vaksin Covid-19 dari China, PA 212: Indonesia Jadi Kelinci Percobaan, Itu Membahayakan

Juru Bicara PA 212 Habib Novel Bamukmin, Senin (18/5).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Langkah pemerintah mendatangkan vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech asal China ditanggapi beragam.

Tak sedikit pihak yang menyangsikan bahkan sinis dengan vaksin tersebut. Apalagi perusahaan yang memproduksinya adalah dari negeri asal virus itu.

Salah satunya adalah Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) yang curiga vaksin itu bakal memicu lahirnya virus baru yang jauh lebih berbahaya.

Demikian disampaikan Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin saat dihubungi PojokSatu.id, Rabu (22/7/2020). Menurutnya, dengan kedatangan vaksin asal China itu, rakyat Indonesia harus ekstra waspada.

“Dikhawatirkan masyarakat Indonesia menjadi kelinci percobaan karena alat rapid test saja sampai saat ini masih simpang siur keakuratannya, apalagi sudah sampai tahap ke vaksin yang belum teruji hasilnya,” kata Novel.

Anak buah Habib Rizieq ini mengaku khawatir lewat vaksin asal China itu, Indonesia dijadikan alat percobaan untuk melumpuhkan generasi muda mendatang.

Apalagi, katanya, China sendiri merupakan negera komunis yang ngotot ingin mengusai kekayaan Indonesia.

“China sebagian besarnya adalah komunis, sehingga diduga vaksin itu bisa digunakan untuk melumpuhkan anak bangsa indonesia,” tuturnya.

Hal itu, lanjut Novel, masih ditambah dengan bayang-bayang utang. “Belum lagi saat ini saja Indonesia terjerat hutang yang luar biasa dan diperkirakan sudah tidak bisa membayarnya,” ungkap Novel.

Komentar

Loading...