KPK Tahan 11 Mantan Anggota DPRD Terkait Dugaan Suap

ilustrasi KPK

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan sebelas orang mantan anggota DPRD Sumatera Utara. Mereka ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait fungsi dan kewenangan DPRD Sumatera Utara.

“Setelah melakukan proses penyidikan, KPK menahan 11 orang Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan atau 2014-2019,” kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).

Sebelas orang mantan anggota DPRD Sumut yang ditahan KPK yakni, Sudirman Halawa,Rahmad Pardamean Hasibuan, Megalia Agustina, Ida Budiningsih, Syamsul Hilal, dan Robert Nainggolan. Kemudiam Ramli, Layani Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, serta Irwansyah Damanik.

Ghufron menyebut, kesebelas tersangka itu ditahan selama 20 hari pertama. Terhitung sejak 22 Juli 2020 hingga 10 Agustus 2020 di dua Rutan berbeda.

“Tersangka SH (Sudirman Halawa), R (Ramli), SHI (Syamsul Hilal), ID (Irwansyah Damanik), MA (Megalia Agustina), IB (Ida Budiningsih) ditahan di Rutan Cabang KPK pada Gedung Merah Putih KPK. Sementara tersangka RN (Robert Nainggolan), LS (Layani Sinukaban), JS (Japorman Saragih), JH (Jamaluddin Hasibuan), RPH (Rahmad Pardamean Hasibuan),m ditahan di Rutan Cabang KPK di Rutan Pomdam Jaya Guntur,” ucap Ghufron.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan 14 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan atau periode 2014-2019 sebagai tersangka kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Komentar

Loading...