Muhammadiyah Mundur dari Program Organisasi Penggerak Kemendikbud, Ini Alasannya

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Muhammadiyah menyatakan mundur dari Program Organisasi Penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pasalnya, disebutkan bahwa seleksi organisasi masyarakat (ormas) yang lolos tidak jelas.

“Kriteria pemilihan organisasi masyarakat yang ditetapkan lolos evaluasi sangat tidak jelas. Muhammadiyah memilih mundur dari Program Organisasi Penggerak Kemendikbud,” terang Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Kasiyarno dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7).

Sebagai salah satu garda terdepan bangsa, pihaknya pun telah mengajukan proposal Program Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru Penggerak untuk mewujudkan perubahan pendidikan di Indonesia.

“Keterpanggilan Muhammadiyah berdasarkan rekam jejak yang dimiliki persyarikatan Muhammadiyah terhadap bangsa ini telah dilakukan sejak tahun 1912, yang meliputi tidak hanya dibidang kesehatan dan gerakan sosial keummatan tetapi juga bidang pendidikan,” tutur dia.

Meskipun begitu, pihaknya pun tetap mengapresiasi Program Organisasi Penggerak kemdikbud sebagai program serius dalam peningkatan kualitas Pendidikan dan penguatan Sumber Daya Manusia.

“Untuk menghindari masalah yang tidak diharapkan di kemudian hari Muhammadiyah juga mengusulkan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meninjau kembali kriteria tersebut,” ujarnya. (jpc/fajar)

loading...

Komentar

Loading...